Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Pendidikan Nilai
| Judul |
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Pendidikan Nilai |
| Penulis |
Yoga Wicaksono, S.Ud., M.Pd. |
| Jumlah Halaman | 170 |
| ISBN | dalam proses |
| Harga | 90.000 |
Sinopsis:
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam dalam Perspektif Pendidikan Nilai mengkaji secara komprehensif bagaimana kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dapat dikembangkan sebagai instrumen strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai kehidupan. Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa pendidikan agama tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan aspek kognitif, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial yang tercermin dalam perilaku nyata peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian, kurikulum PAI di sekolah telah memuat berbagai nilai fundamental, seperti nilai religius, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta nilai-nilai kemanusiaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Namun demikian, implementasi pendidikan nilai masih menghadapi berbagai tantangan. Nilai-nilai tersebut sering kali berhenti pada tataran konseptual dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam sikap serta kebiasaan peserta didik.
Buku ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan kurikulum PAI sangat bergantung pada sinergi antara kurikulum, kompetensi guru, budaya sekolah, serta lingkungan pendidikan yang mendukung proses pembiasaan nilai dalam kehidupan sehari-hari. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam membangun karakter peserta didik secara berkelanjutan.
Dengan memadukan kajian teoretis dan temuan empiris, buku ini menawarkan perspektif serta rekomendasi strategis bagi pengembangan kurikulum PAI yang lebih berorientasi pada pendidikan nilai. Kehadirannya diharapkan menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, guru, kepala sekolah, pengembang kurikulum, dan para pengambil kebijakan dalam merancang sistem pendidikan agama yang tidak hanya menghasilkan peserta didik yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
