Tasawuf di Ruang Digital: Dakwah Tarekat Naqsyabandiyah Haqqani pada Masyarakat Urban

webbb
Judul

Tasawuf di Ruang Digital: Dakwah Tarekat Naqsyabandiyah Haqqani pada Masyarakat Urban

Penulis

Risa Alivia, M.A.

Jumlah Halaman 280
ISBN dalam proses
Harga 90.000

Sinopsis:

Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara agama dipelajari, dipraktikkan, dan disebarluaskan. Di tengah dinamika masyarakat urban yang identik dengan mobilitas tinggi, kehidupan serba cepat, dan kebutuhan akan ketenangan batin, dakwah sufistik hadir sebagai alternatif spiritual yang mampu menjawab kegelisahan zaman. Buku Dakwah Tarekat Naqsyabandiyah Haqqani pada Masyarakat Urban mengupas secara mendalam bagaimana Tarekat Naqsyabandiyah Haqqani mampu beradaptasi dengan era digital tanpa kehilangan otentisitas ajaran tasawufnya.

Melalui pendekatan etnografi virtual dan komunikasi, buku ini menelusuri praktik dakwah Tarekat Naqsyabandiyah Haqqani di berbagai platform digital, seperti website, YouTube, Instagram, dan komunitas WhatsApp. Dengan memanfaatkan perspektif semiotika, strukturalisme, serta analisis denotasi dan konotasi, penulis mengungkap bagaimana simbol, narasi, dan media digital membentuk makna baru bagi jamaah urban dalam memahami ajaran tarekat. Pembaca diajak melihat bahwa media digital bukan sekadar ruang penyebaran informasi, tetapi juga menjadi arena transformasi pengalaman spiritual yang tetap berakar pada nilai-nilai Al-Qur’an, hadis, dan tradisi ulama klasik.

Salah satu temuan penting buku ini adalah bahwa digitalisasi tidak menggeser substansi ajaran Tarekat Naqsyabandiyah Haqqani menuju praktik yang dangkal atau semata-mata bersifat eksoteris. Sebaliknya, media digital justru menjadi instrumen strategis untuk memperluas jangkauan dakwah, memperkuat hubungan spiritual antara mursyid dan jamaah, serta menghadirkan model dakwah sufistik yang lebih inklusif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan. Adaptasi tersebut menunjukkan hadirnya konsep tasawuf al-aṣīlah yang tetap menjaga kemurnian nilai-nilai spiritual sekaligus mampu berdialog dengan perkembangan teknologi dan budaya digital.

Dengan menggabungkan kajian komunikasi, studi media, tasawuf, dan fenomena masyarakat urban, buku ini menawarkan perspektif baru mengenai hubungan antara agama dan teknologi di era kontemporer. Buku ini tidak hanya memperkaya khazanah studi dakwah dan tasawuf, tetapi juga menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, dai, praktisi komunikasi Islam, serta siapa saja yang ingin memahami bagaimana spiritualitas Islam terus berkembang dan menemukan bentuk-bentuk baru di tengah revolusi digital tanpa kehilangan akar tradisinya.

 
 

Scroll to Top