Antara Syariat dan Tradisi: Puasa Adat Samin di Blora
| Judul |
Antara Syariat dan Tradisi: Puasa Adat Samin di Blora |
| Penulis |
Siti Rohwati |
| Jumlah Halaman | 300 |
| ISBN | dalam proses |
| Harga | 90.000 |
Sinopsis:
Buku Antara Syariat dan Tradisi: Puasa Adat Samin di Blora mengajak pembaca memahami hubungan yang dinamis antara ajaran Islam dan tradisi lokal dalam kehidupan masyarakat Samin di Blora, Jawa Tengah. Di tengah anggapan bahwa praktik keagamaan berbasis adat sering dipandang bertentangan dengan syariat, karya ini justru menunjukkan bahwa agama dan budaya dapat hidup berdampingan secara harmonis melalui proses negosiasi makna yang terus berlangsung.
Berangkat dari penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif, buku ini mengungkap bagaimana masyarakat Samin memaknai puasa bukan hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya dan warisan leluhur. Tradisi puasa adat seperti ngrowot dan deder dipahami sebagai bentuk laku hidup yang sarat nilai kesederhanaan, pengendalian diri, tanggung jawab sosial, serta penghormatan terhadap harmoni kehidupan.
Melalui wawancara mendalam dan observasi langsung, penulis menghadirkan suara autentik masyarakat Samin dalam memahami agama, adat, dan perubahan sosial. Buku ini memperlihatkan bahwa Islamisasi tidak selalu berujung pada penghapusan tradisi lokal, melainkan dapat melahirkan bentuk sintesis budaya yang unik dan dialogis. Generasi tua memandang tradisi sebagai integrasi antara adat dan syariat, sementara generasi muda melihatnya sebagai identitas budaya yang tetap relevan di tengah arus modernisasi.
Dengan pendekatan interpretatif-simbolik, buku ini tidak hanya membahas praktik puasa adat sebagai ritual, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan antara nilai spiritual, budaya, dan identitas sosial. Karya ini penting bagi pembaca yang tertarik pada studi Islam Nusantara, antropologi agama, sosiologi budaya, dan dinamika hubungan agama dengan tradisi lokal di Indonesia.
