Tafsir Kontekstual vs Tekstual Kedaulatan Hukum Allah: Metodologi Tafsir Wahbah Al-Zuhaili dan Sayyid Qutb

whatsapp image 2026 01 31 at 15.14.45 web
Judul Tafsir Kontekstual vs Tekstual Kedaulatan Hukum Allah: Metodologi Tafsir Wahbah Al-Zuhaili dan Sayyid Qutb
Penulis

Muhamad Hamdan Tauviqillaah, M.Ag

Jumlah Halaman 250
ISBN dalam proses
Harga 70.000

Sinopsis:

Salah satu persoalan yang banyak menyita perhatian adalah pemahaman ayat-ayat mengenai penerapan hukum Allah dan penafsirannya. Harus di akui, pemahaman terhadapat ayat-ayat tadi melahirkan dua kubu besar: reformis dan fundamentalis.
Dalam dinamika tafsir hukum era kontemporer, terjadi pertarungan metodologi antara pendekatan tekstual-ideologis dan kontekstual-modernis dalam memahami ayat-ayat penerapan hukum Allah SWT sehingga menciptakan polarisasi dalam khazanah keislaman kontemporer.

Pendekatan tekstualis berpengaruh dan berdampak pada pandangan sistem bernegara, konsep jihad, qital, pemikiran ekstremisme ideologis, dan intoleran. Adapun pendekatan kontekstualis melahirkan pandangan yang moderat dan toleran. Wahbah Al-Zuhaili sebagai representasi reformis dan Sayyid Qutb fundamentalis, memiliki pengaruh besar dari sisi keilmuan dan pengaruh sosial. Buku ini akan banyak menganalisis komparasi metodologi tafsir yang meliputi sumber tafsir, metode tafsir, latar belakang keilmuan, konteks sosial, budaya dan politik, dan validitas penafsiran sebagai penilaian cara pandang mereka dalam memahami ayat-ayat penerapan hukum Allah.

Buku memiliki tujuan sebagai respons atas dua persoalan: Pertama, realitas perbedaan pandangan tentang status hukum menerapkan ketentuan Allah SWT, sehingga perlu melakukan studi komparatif yang memetakan perbedaan metodologi tokoh dengan pendekatan tekstual dan kontekstual. Kedua, Al-Qur’an dijadikan sebagai legitimasi kepentingan ideologis, tanpa memperhatikan aturan-aturan penafsiran Al-Qur’an yang telah dirumuskan para ulama ahli tafsir.

 
 

Scroll to Top